A Pieces Sweet Story


tumblr_n497n2L5F11sfizz6o1_1280

Aku menghela nafas sebentar dan menyandarkan tubuhku di sandaran kursi milikku. Rasanya hari ini terasa begitu melelahkan. Tapi, itu semua terbayar ketika penelitianku tentang Human Genome Project sesuai dengan yang diharapkan. Sebenarnya penelitian ini merupakan penelitian lanjutan, karena sebelumnya proyek penelitian telah di cetuskan oleh profesor Eric Lander. Dia adalah satu dari deretan dosen di MIT yang aku senangi, karena dia bisa membuatku jatuh cinta pada Biology. Dia telah banyak memberikan kontribusinya di bidang sains dan teknologi. Termasuk proyek yang sedang aku kembangkan. Dia juga pernah menjadi Advisor di bidang sains dan teknologi  Presiden Barrack Obama selama dia memegang pemerintahan di sini. Ku tekan tombol di bagian penyangga tanganku, dan saat itu juga sensasi pijatan yang diberikan oleh kursi yang sedang aku duduki langsung aku rasakan di sekujur badanku yang terasa penat. Ku pejamkan mataku sambil menikmati sensasi pijatan di tubuhku.

Setelah aku merasa tubuhku sudah cukup rileks, aku menekan tombol stop yang membuat pijatan diseluruh tubuhku terhenti. Aku menoleh ke samping, ku lihat fotoku bersama keluarga kecilku. Di dalam foto tersebut keluarga kami terlihat bahagia. Aku, suamiku dan kedua putra putriku tertawa lepas di foto tersebut. Rasanya ketika melihat senyum mereka rasa penat yang tadi menderaku pun langsung hilang. Kuambil foto tersebut dan terus memandanginya. Namun tiba-tiba sebuah pesan masuk ke smartphoe milikku. Ternyata itu pesan dari sahabatku, Chloe.

Bonjour, Mr.Laboratory. Besok jangan sampai telat ya! Tiket pesawatnya udah aku booking buat kalian berempat. Aku udah kasih soft copy-nya ke Allan. Pokoknya kali ini harus dateng! Gak pakek alasan apa-apa, TITIK!!! Oh ya, aku udah gak sabar pingin mendandani Ave, pasti dia akan terlihat lebih cantik setelah memakai rancangan baju yang aku siapin khusus buat dia. Terus aku juga dah gak sabar pengen lihat Dale, pangeran tampan itu kira-kira sudah bisa apa sekarang? Aaarrgggghhh I miss both of them so much. Pokoknya aku tunggu kedatangan kalian. Salam buat kedua keponakanku, dan juga Allan.

PS : Cassie, dan Amanda juga udah aku paksa dateng. Enak aja mereka udah dikasih baju gratisan, kalau gak dateng itusih namanya gak tau diri,hehehe. *with a lot of love, Chloe*

Tulisnya dengan diakhiri emoticon kecupan darinya. Aku tersenyum membaca pesan tersebut. Dia adalah Chloe, sahabatku yang sekarang sudah menjadi designer fashion yang terkenal. Bahkan salah satu rancangan perdananya pernah di pakai di remake film Snow White yang terbaru. Selain itu juga karyanya sudah sejajar dengan Designer dunia. Dia benar-benar mengembangkan passion yang ada pada dirinya.

“Hahaha, kamu itu ada-ada aja Chloe, iya besok kami akan berangkat ke Paris kok, tenang saja,” batinku sambil tersenyum. Kemudian aku membalas pesan singkatnya. Setelah pesannya selesai aku balas aku bangkit dari sandaranku dan mengecek komputerku.

Ternyata ada kabar gembira yang datang dari negeri asalku Indonesia. Seperti di lansir oleh yahoo bahwa pernikahan sesama jenis sudah di perbolehkan di sana. Yah, walaupun baru boleh di Bali saja. Tapi paling tidak ini menjadi awal yang baik bagi para kaum LGBT disana. Perjuangan mereka untuk memperjuangkan kesetaraannya ternyata berbuah manis. Aku tersenyum sumeringah membaca berita tersebut. Ku tutup windows pada komputerku kemudian aku mematikannya. Setelah itu aku langsung bangkit dan melepas jas lab ku dan menggantungnya pada gantungan yang berada di dekat mejaku. Aku merapikan rambut dan kemeja yang aku pakai. Tak lupa aku melepas dan membersihkan kacamataku kemudian memasangnya kembali di mataku. Setelah aku rasa semuanya sudah rapi, aku mengambil tasku dan berjalan keluar ruangan.

Ruanganku ini benar-benar ruangan yang kemanananya ekstra. Bagaimana tidak setiap kita masuk dan keluar ruangan ini kita harus menggunakan retina mata kita sebagai kunci pintu ruangan ini. Aku mendekatkan mataku ke pemindai retina yang berada di dekat pintu. Good evening Mr. Bramasta, see you later ucap operator penjawab mesin tersebut. Tak lama kemudian pintu kaca ruangan itu terbuka, aku langsung melangkah keluar ruangan tersebut. Aku melangkahkan kakiku menuju lift, setelah pintu lift terbuka aku langsung masuk ke dalamnya.

Begitu sampai di basement, aku langsung menghampiri mobilku kemudian memasukinya. Namun sebelum aku mengendarainya aku memtuskan untuk menelpon suamiku. Kira-kira dia sedang apa ya? Lama aku menunggu, tapi teleponku tak kunjung di jawab. Mungkin Allan sedang sibuk membereskan pakaian yang akan kami bawa besok ke Paris, batinku. Kemudian aku langsung menyalakan mesin mobil dan mengendarainya menuju rumah kami.

***

Ku putar knop pintu rumahku begitu aku sampai di depannya. Dan hal yang pertama kali aku lihat adalah berantakan. Ya Tuhan Allan, baru di kasih tugas jaga anak selama sehari aja udah bikin rumah kayak kapal pecah gini. Hari ini pengasuh dan pembantu kami ijin tidak masuk karena harus menghadiri acara kelulusan anak mereka. Akhirnya Allan memutuskan untuk memajukan cuti-nya satu hari. Dan inilah yang terjadi di rumah kami sekarang. Aku memutuskan untuk membereskan mainan yang berserakan di ruang tamu. “Allan, Allan… Allan,” panggilku pada suamiku sambil memunguti mainan Ave dan Dale. Tapi tak ada sahutan darinya.

Aku pun memutuskan untuk masuk ke dalam kamar kami. Ternyata suasananya tak kalah berantakan. Botol susu yang berserakan dan juga perlangkapan tidur Dale yang berceceran. Ku dengar dengkuran halus Allan. Ternyata dia sudah terlelap dengan tubuh Dale yang berbaring diatas dadanya. Aku mendekati dan mengamati kedekatan diantara mereka. Kalau dilihat-lihat mereka itu mirip. Yah, walaupun Dale bukan anak kandung kami, tapi mereka memang agak mirip. Aku merengkuh tubuh Dale perlahan dari atas dada Allan. Dale langsung menggeliat dan memeluk leherku dengan mata yang masih terpejam. Ku lihat Allan merasakan kehadiranku dan terbangun.

Sugar, kamu sudah pulang ternyata,” ujarnya sambil duduk di atas tempat tidur. Dia mengucek-ucek kedua matanya sambil menatapku yang menggendong Dale keluar kamar. Akumasuk ke kamar Dale yang bersebelahan dengan kamarku dan Allan, kemudian menaruh Dale di dalam box tempat tidurnya lalu menarik selimut untuk menutupi tubuhnya, kemudian aku menepuk-nepuk pahanya secara perlahan sambil terus menerus memandangi wajah lucunya ketika tertidur pulas. Aku merasakan pundakku di pegang seseorang, “Dia lucu yah kalau tidur,” ujar Allan sambil mengusap-usap pundakku.

“Iya, mirip kamu,” ujarku sambil tersenyum. Allan merapatkan tubuhnya ke arahku dan memeluk pinggangku dari belakang. “Allan, kenapa rumah kita jadi kayak kapal pecah sih?” tanyaku padanya dengan nada agak ketus.

“Hehehe, ya maklum lah, namanya juga cowok,” ujarnya santai. Aku pun langsung berbalik dan menatapnya tajam.

“Memangnya kalau cowok berarti boleh berantakan seenaknya apa? Alesan kamu itu aneh deh, aku juga cowok, tapi aku juga gak seberantakan kamu. Jadi, stop beralesan karena kamu cowok kamu—,” pembicaraanku terpotong karena Allan menaruh jarinya di depan bibirku, tanda kalau aku harus diam.

“Sssttt, kamu sadar gak kalau kamu berisik. Dale itu lagi tidur tau,” kilah Allan, aku pun langsung mencibirkan bibirku lalu mendorong tubuhnya agar melepaskan dekapannya di tubuhku. Kemudian aku berbalik dan mengecup kening Dale, selanjutnya aku pergi ngeloyor meninggalkan Allan dan berjalan menuju kamar Ave yang berseberangan dengan kamar Dale.

Aku membuka pintu kamar putri kecilku. Ternyata dia sudah tertidur pulas sambil memeluk Teddy Bear kesayangannya. Aku menghampirinya dan mengamati putriku yang sedang tertidur. Kalau Dale itu lebih mirip ke Allan, nah kalau Ave itu lebih mirip aku. Matanya yang bulat dan rambutnya yang hitam legam itu mirip sekali denganku. Walaupun mereka bukan anak kandung kami tapi kami merasa kalau mereka itu benar-benar mirip dengan kami. Mungkin karena aku dan Allan sudah merawatnya dari masih bayi, jadi itu berpengaruh dengan perkembangan mereka.  Aku mengecup kening Ave. “Good night my dear, i love you,” ucapku setelah mengcup keningnya.

I love you too,” jawab Allan yang ternyata sudah berada di belakangku lagi, aku menengok ke belakang dan dia malah menaik turunkan alisnya, dia menggodaku.

“Aku ngucapin buat Ave ya, bukan buat kamu,” ujarku ketus. Aku berdiri, kemudian berjalan keluar kamar Ave. Allan membuntutiku dari belakang. Aku berjalan masuk ke dalam kamar kami.

Sugar, kenapa sih kamu jutek banget?” aku berhenti dan membalikkan badanku menghadap Allan, “Sadar gak sih kalau kamu jutek gitu kamu malah bikin aku makin geregetan,” goda Allan sambil memasang tampang menggemaskan. Jujur, aku selalu tergoda oleh sikap Allan yang sering menggodaku seperti itu. Tapi aku sadar godaan Allan itu tulus, itulah yang membuatku mencintainya sampai sekarang.

“Allan, aku tuh sebal sama kamu. Aku itu pulang udah capek, tapi rumah dalam keadaan berantakan, terus kenapa kamu negbiarin Dale tidur diatas dada kamu? Kalau Dale jatuh gimana? Kan kasihan, “ ujarku panjang lebar ke Allan. Aku duduk di sofa yang berada di dekat kamarku. Allan pun menghampiriku, kemudian dia memegang kedua telapak tanganku dengan tangannya.

Sugar, aku minta maaf yah kalau bikin kamu kecewa,” ujar Allan tulus, dia menatap wajahku dengan lembut, kemudian dia mengecup punggung telapak tanganku, “Aku janji kalau lain kali aku gak bakalan kayak gini lagi. Aku bakalan jadi suami dan ayah yang baik untuk kalian,” lanjutnya yang membuat hatiku berdesir hebat. Perkataan Allan itu sukses membuat hatiku terkagum sekaligus berbunga-bunga. Akhirnya aku tidak kuat untuk terus bersikap jutek terhadapnya dan malah memeluk tubuhnya dan kami terbaring diatas sofa.

“Allan kamu tau nggak kalau aku makin cinta sama kamu?” ujarku manja padanya sambil memain-mainkan jariku dia atas perutnya karena saat ini aku berbaring di dadanya.

Dia tertawa pelan, “Aku tau kok. Kamu kan emang gak bisa hidup tanpa aku, iya kan?” Tanya Allan, aku mengangguk pelan. “Sugar,” panggil Allan pelan.

“Apa?” tanyaku sambil mendongak melihat wajahnya. Namun dia malah mendekatkan wajahnya ke wajahku kemudian bibir kami saling berpagut. Lama kami berciuman hingga akhirnya aku teringat tentang packing barang-barang untuk ke Paris besok. Aku langsung melepaskan ciuman Allan di bibirku, “Allan, kamu udah packing buat besok?” tanyaku padanya cepat. Namun bukannya menjawab pertanyaanku dia malah menyengir ke arahku dan memeperlihatkan deretan gigi putihnya yang berarti dia belum melakukannya. “Sudah aku duga,” ujarku pelan.

“Maaf Dave, hari ini aku kan sibuk ngurusin mereka berdua, jadi belum sempat packing,” ujar Alla sambil memperlihatkan deretan giginya yang putih.

“Yaudah sekarang kita packing aja yuk!” ajakku padanya sambil bangkit dari sofa tempat kami berbaring tadi. Namun Allan malah menahan tanganku. “Ada apa?” tanyaku heran padanya. Namun bukannya menjawab pertanyaanku dia malah menaik turunkan alisnya, tanda kalau dia ingin melakukan permainan rodeo. “Allan, packing  untuk besok itu lebih penting lho. Aku gak mau kalau besok kita jadi tergesa-gesa,” jawabku.

“Iya aku tau. Tapi aku pengen banget. Beneran deh, sumpah,” jawab Allan mirip anak kecil yang sedang merengek sambil memasang tampang memelas.

“Kamu itu kayak udah puasa berapa lama aja,” timpalku sambil memasang tampang datar.

“Hey, aku udah puasa tiga hari ya gara-gara kamu selalu lembur buat ngurusin project kamu tentang Human Genome itu. Lihat kan, aku udah bela-belain puasa selama itu biar kamu gak kelelahan. Jadi aku pengen sekarang, Titik!” ujarnya tegas, namun masih memasang tampang berharap.

“Hah masa sih? Kayaknya baru kemarin deh kita—,” perkataanku terhenti karena Allan sudah mulai menciumi tanganku. Aku tergoda, “Oke. Tapi kamu harus janji jangan terlalu lama, karena kita harus packing,” pintaku. Allan berhenti menciumi tanganku dan langsung mendongak ke arahku.

Dia bangkit dari sofa dan memelukku, “Janji,” ujarnya sumeringah.

“Eiittsss… tapi kamu juga janji kalau nanti kamu harus bantuin aku packing habis itu!” pintaku sekali lagi. Namun dia hanya hanya menganggukka kepalanya dan langsung menghujaniku dengan ciumannya. Yeah, we do it.

***

“Ini apa?” tanyaku pada Allan sambil mengangkat kotak berwarna cokelat dengan hiasan bunga di bagian depannya. Kotak itu tergeletak di meja ruangan tamu.

“Dari Amanda,” jawab Allan dengan agak tertahan karena dia sedang mengankat koper milik kami ke bagian belakang mobil. “Huh, akhirnya selesai juga,” ujar Allan sambil menyeka keringat di dahinya lalu menutup bagian belakang mobil kami. “Masih ada waktu satu jam buat tidur, aku tidur dulu ya, sumpah aku capek banget,” ujar Allan dengan nada agak lemas. Aku pun hanya terkekeh mendengarnya.

“Lagian sih kamu, dibilanginnya susah,” ujarku sambil mengikutinya masuk ke dalam rumah. Begitu sampai di kamar Allan langsung menaiki tempat tidur. Aku pun ikut tiduran di sampingnya.

Aku penasaran dengan isi kotak tersebut, akhirnya aku membukanya. Ternyata isinya itu album terbarunya Amanda. Ya, dia sudah menjadi penyanyi yang cukup terkenal di Amerika, bahkan mungkin di luar Amerika pun namanya terkenal. Dia sempat beberapa kali diundang ke Indonesia untung menghadiri beberapa acara penghargaan musik dan talk show. Namun tiba-tiba smartphoneku berdering.

“Halo Nda,” sapaku pada Amanda.

“Hy Twins,” ujar Amanda antusias, “Gimana, kamu udah nerima paket dari aku?” lanjutnya.

“Iya udah, selamat ya buat album barunya,” ujarku padanya.

“Iya..iya makasih. Aduh aku seneng banget lho akhirnya aku bisa duet bareng Onew C Sasmi. Ini tuh semacem Big Dream eh ralat Huge Dream Come True,” ujarnya sangat antusias.

“Halah, lebay lo,” sahut suara seperti suara Cassie.

“Idih, biarin aja. Bilang aja kamu sirik, ya kan?” ejek Amanda pada Cassie.

“Cass, kamu lagi di rumah Amanda?” tanyaku padanya.

“Nggak kok, ini kita lagi conference call, gue masih di Indo,” jawab Cassie.

“Owh gitu. Kalian berangkat jam berapa?” tanyaku pada mereka.

“Gue bentar lagi. Ini lagi siap-siap mau berangkat. Yaudah gue berangkat dulu ya soalnya beda waktunya kan cukup lama, bye,” Ujar Cassie mengakhiri perbincangannya dengan kami.

“Oh ya, kamu jam berapa ke JFK?” tanya Amanda.

“Hmm dua jam lagi kayaknya, kan pesawatnya jam 11 siang kan?”

“Iya juga sih, oh ya Allan lagi ngapain?” tanya dia penasaran.

“Lagi tidur nih disamping aku. Dia lagi kecapean tadi abis main rodeo terus packing,” ucapku agak berbisik ke Amanda.

“Hahaha, lagian sih udah tau mau pergi eh malah ngajakin main kuda-kudaan,” ujar Amanda sambil terkekeh.

“Tau tuh, dibilanginnya bandel,” jawabku sambil terkekeh juga.

“Eh udah dulu ya Dave, kak Morgan manggil aku nih. Kayaknya Melody bangun, see ya!” ujarnya mengakhiri pembicaraan kami. Sebelum aku menaruh samrtphoneku tiba-tiba pesan masuk.

“Jangan lupa ya nonton film terbaru buatan gue. Rilisnya bulan depan,hehehe,”  Pesan itu datang dari Cassie. Aku bersyukur kita berempat telah mendapatkan apa yang kita inginkan. Aku menjadi peneliti, Amanda menjadi penyanyi, Cassi menjadi Sutradara sekaligus produser dan Chloe menjadi designer.

Aku menaruh smartphoneku lalu meringkuk di pelukan Allan. Dia membuka tangannya membiarkan aku tidur di dadanya lalu dia memeluk tubuhku seakan tidak ingin kehilanganku. Aku juga tidak ingin kehilangan dirinya. Ini potongan kisah manis hidupku. Tunggu ya potongan kisah selanjutnya. With Love Daverland Nathaniel Bramasta.

-THE END-

Hoollllaaaaaaa….

Apa kabar semuanya? gak pada mati kan?wkwkwk. Udah lama gak bikin cerita dan nyapa kalian. Rasanya tuh kangen banget deh sama kalian. *peluksatu2*

Walaupun Floque Perkamen 23 masih enggak tau kapan postnya, Tuh aku kasih cemilan buat kalian sambil nunggu perkamen 23nya keluar. Semoga kalian terhibur ya. Hehehe.

Cerita kali ini gak aku review sama sekali. Soalnya udah mepet waktu jam pulang kantor. Hihihi. Maaf ya kalau banyak typo dan kekurangan lainnya.

JANGAN LUPA KOMEN!!! Kalau gak nanti chapter 23nya makin lama keluarnya,wkwkwk.

Oh ya, berhubung masih dalam suasan Idul Fitri, Happy Ied Mubbarack ya buat semuanya. Mohon maaf lahir batin *sodorinduitgocengan*

Oke deh, Love you, see ya, byeeeee….

Yours Truly,

Onew C Sasmi

43 thoughts on “A Pieces Sweet Story

  1. Neeew gue mau komen tapi jangan tersinggung yaaaaaaaaa sorry sebelumnya kalo ada kata2 yang gak mengenakkan
    Jadi pertama… Banyak pengulangan kata yang bikin tulisan bagus lo ini jadi berasa ganjel. Seakan lo sengaja mengulang suatu kata lagi dan lagi untuk memperbanyak karakter atau memperpanjang cerita:Dv atau mungkin lo kebingungan cari persamaan kata yang lain untuk menggantikan kata yang baru aja ditulis? Hmm barusan gue pengen bilang pasti belom direview, eh bener aja wkwk
    Yang kedua… Suwer gue kira ini tuh cerita sains fiksi mirip2 cerita sains-sadis yang ada di blog bonbon, soalnya ada human genome gitu gitu hehehe but oh my top ternyata ini pure romance<3 dan omg onew c sasmi<3<3 wkwwkwk

    • Iyatuh, kayaknya emang gitu. Maklumlah kan nulis.a ditenga2 jam kantor,hahaha.

      Waduh blog bon-bon? itu blog cerita G themed juga??

      Makasih Omaz eh Ozma maksud.a..hihihi❤❤❤

  2. nggak bisa komentar soalnya masih belum begitu paham tata cara menulis tapi udah bagus kook hehehe , eh iya perkamennya jangan lama lama yaaa nanggung tuh hehhehe

  3. Onew C Sasmi tralala trilili
    Setelah sekian lama kmu berdiam mengubur diri di dunia antah berantah akhirnya kmu muncul juga dg cerpen baru yg oh sweet sangat ini.
    Perkamen 23 gak muncul2 pasti karena status singlemu yg gak berubah-ubah jdi Sold Out kan??? wkwkwkwk kasian kasian kasian.
    Udah ah kok malah random gak jelas gini. Skrg saatnya comment Onew punya cerpen.
    Pertama, wehh Dave udah jadi peneliti aja nih, masih mungil gak badannya yah, masih unyu2 gak yah mukanya kekekeke, DAMN IT!!! Kyaaa Allan dan Dave udah married anaknya 2 lagi pasti manis dan tampan kyak Daddy dan Mommy-nya.
    Allan-Dave nikah gak ngundang2 yah masak author doang yg di undang.
    Kedua Allan biar anaknya udah tetep aja manja ama Dave, pake minta main rodeo sgala, dasar pervert. Main rodeo mampu beronde2 tpi giliran jaga rumah ama anak udah keok duluan gimana sih.
    Ketiga Chloe, Cassie, Amanda dan Dave sesuai bidangnya masing2 yah pekerjaannya pada jadi org sukses.
    Keempat ya ampun sesuai dugaanku kan si author satu ini pasti ikutan eksis di cerpennya sendiri. Authornya punya ambisi terselubung jdi penyanyi. Anggun C Sasmi KW 5 wkwkwkwkwk
    Kelima nnggh comment apa lagi yah?? ah iya hmpir lupa kyaknya cara penulisan kmu gak berubah deh ya gak kyak kmrin2. And ini no typos seperth atau krn mataku yg udah tinggal 5 watt ini entahlah.

    Udah ah capek ngetik panjang lebar, gak tau mau ngetik apalagi, otak udah ngadat ntar pinjem otak Einstein aja deh

    Keep Writing

    P.S Perkamen 23 jangan lama2 yah, aku juga udah lumutan nunggu New Days yg di publish ama Rendi #sigh

    Ciao

    Exoshinki out

    • Yeee bkn.a blom sold out. Tapi emang lagi gak sale…hahaha.

      Hahaha, Dave itu badannya gak mungil lho, walaupun emang Dave itu kurus, tapi dia itu tinggi, jadi dia nggak mungil kan?hehehe. Muka.a masih unyu donk, kayak aku,wkwkwk

      Kasian deh gak diundang😛

      Yaaa nama.a juga lagi berduaan. Jadi puas2in manja2an,hahaha.

      Sebenernya itu bukan ambisi terselubung, tapi citah-citah,hahaha.

      Makasih ya udah mau komen panjang2. Keep comment ya pokoknya!!!hahaha.

  4. So sweet, jadi binggung kan mau komen apa… Wah, udah pada sukses sesuai bidang nih.. Ih, udah punya anak ya si Dave-Allan dan Amanda-Morgan.. Cassie and Chloe gimana kabar pasangannya yah? Jadi penasaran nih… :p

    • Kalau Cassie juga udah punya anak juga, tapi belum aku eksplor. Nah, kalau Chloe belum, dia belum pengen punya anak soal.a. Dia masih pengen berkarir dllu,hahaha

  5. jangan bilang ceritanya Ada sequel.nya..capek kak,cerita yg laen aje blom dilanjutin,tapi klu ini bkn series maka dengan jujur ceritanya prematur bgt,gak jelas gimana awal tentang Alan dan Dave,dan juga konflik atau hal menarik buat kita ngeh klu ini cerpen.
    dan ada bagian yg aku agak kpikiran tp juga buat senyum2 geli,bagian kaliamat Alan bilang”aku janji akan menjadi ayah dan suami yg baik untuk kalian”,brarti secara otomatis si pembaca berpikir dikeluaga Alan+Dave udah disepakati klu Alan jadi ayah dan suami, lalu Dave jadi apa?,apa tokoh Dave itu transgender ya?..bingung kak Onew,sekarang ganti nama ya pake C sasmi,Jadi ingat anggun di x factor yg slalu angkat ketek tinggi,,untung aja tuh ketek ga da bulunya dan udah pake deodorant #.hehehe bcanda

  6. ohh iya sorry sebelumnya cuma mau nanya,kak Onew pernah baca novel judulnya Their Accidental baby gak?
    cerita kak onew mirip dengan bagian dari cerita novel itu,
    jgn tersinggung ya kak,cuma mau konfirm aja biar aku gak kpikiran yg tidak🙂

  7. Si Dave dipanggil Daddy sama anak-anaknya. Atau Papa. Atau Bapak. Atau apapun yg kalian pikirkan dan inginkan.

    Batedumbs, suami itu kata universal. Org pacaran aja udah pakek kata itu. “Suamiku udah makan blm?”

    Padahal mereka blm nikah. So, kalau Allan suami, Dave juga suami. Atau husband biar km gak bingung. Km pernah lihat pasangan gay nikah gak sih sbnrnya? Atau nonton gitu di YouTube? Kalo blm search aja ya.😀 Km pasti bakal ngerti dan gak nanya soal “Ayah dan Suami” lg di masa yg akan dtg soal gay life.

    Oh, about prematur yg km omongin, km baca Floque nggak sih sbnrnya? Ini tuh masa depan dari kelompok Floque itu. Ini tuh selentingan. Just another story about their future. Dari judulnya kan udah ketahuan, A Pieces Sweet Story.

    A: Sebuah
    Pieces: Potongan
    Sweet: Manis/Indah
    Story: Kisah

    Sebuah potongan kisah yg manis/indah.
    Artinya: cuman bagian cerita untuk masa depan para Floque, gitu. Bukan cerita baru.

    Semoga ke depannya nggak ada lg yg bingung soal hal yg amat simpel ini.

    PS. Onew bakal lama jwb komenan kalian, makanya gue yg jawabin. Onew lg tur keliling China, ngepet gitulah. LOL😀

  8. ya kirain aja nih cerita baru,makanya ku bilang gitu,jujur aku gak baca yg itu,maaf klu menyinggung komen nya dan kasar.
    Owh iya aku jg dah liat bberapa video gay nikah,tp gak pernah Ada yg bilang suamiku,cuma kata sayang standard,jd bingung aja,mungkin pengetahuan kak Rendi dan kak Onew lbh luas jadi aku mohon bimbingannya,
    Tp mau nanya kak Rendy ma kak Onew pacaran ya,kok kayaknya kak Rendy perhatian bgt,.cie cie cie bakal Ada kisah Dave+Alan versi real nih.Smoga bnaran terjadi Amiin ya Tuhaaan🙂

    • Idih, kok kasar? Nggak kok. Komenanmu nggak kasar, kalo kasar pasti udah kuhapus kyk bbrapa komen yg ada di 5 Ways itu.

      Aduh, pas gay nikah yg menyatukan mereka akan bilang, “I now pronounce you Husband and Husband.”

      Nah, dari situ aja km udah akan ngerti knpa Allan suka bilang akan jd Suami yg baik. Meskipun Allan Suami dan Ayah, Dave juga tetep Suami dan Daddy. Husband and Husband.

      Emang km nonton yg mana sih dek? Jangan bilang km nonton bokep gay, bkn all about gay wedding. #garuk tembok

      Cih, km org yg kesatu juta yg bilang kami pacaran. Dan udah kesatu juta kalinya kami bilang kami sahabatan dan satu rekan kerja di kantor.

      Bukan perhatian, karena aku pengen berinteraksi lagi sama org2 di blogku. Kasihan blog ini, byk sarang laba-labanya sangking nggak pernah diurus. LOL😀

      • owh gitu,tp bokep gay kok,masa di youtube ada bokep.itu pernikahan gay di china dan thailand,mungkin karena aku gak ngerti bahasa nya kali yaa,,
        kenapa gak pacaran ma kak onew aja kak,aku baca tentang profil author2,kak onew itu ganteng keturunan indonesia ama timur tengah,kak Rendy tulis juga dia kayak Zain Malik 1D..klu aku sih Ada cowok kayak zain pasti disikat hehehe
        ok fiksss,izinkan aku memberikan salam keceriaan “assalamualaikum warahnatullahi wa barakatuh”

        • Ada kok. Aku aja pernah dikasih link bokep dari youtube. selama belum masuk verifikasi biasa.a masih bisa dilihat lho…

          Ehm emang salah yah kalau manggil suami? toh emang mereka kan pasangan suami2. Jadi, it’s okay kalau menurutku, lagian itu masalah personal lho. jadi suka2 yg manggil sih kalau menurutku.

          Harus ya kita pacaran? kita itu sahabat sekaligus partner kerja aja. Jadi, pacaran itu bkn kita bgt.

          Dan soal sikat menyikat aku rasa itu lebay deh. Maksudnya gini lho, misalkan kamu suka seseorang walaupun kamu juga ganteng emang orang itu bakalan otomatis suka ya sama kamu? jadi pedoman ‘langsung sikat’ itu tuh bkn kita bgt.hehehe.

          Walaikum salam..

  9. Setengah mampus gua nunggu in kalian semua update , dan dikasih Sekalinya update langsung senang sekali rasanya , ayo dong lanjutin lagi semua cerita yang ke tunda :))

    • Kayak anak2 gimana???

      Kamu pernah gak ngelihat mama papa kamu manja2an? Mungkin gak pernah kali ya?

      Hmmm kalau aku sih jujur emang nggak pernah, tapi mamah selalu cerita. Walaupun mrk udah dewasa tapi kalau mereka lagi berduaan (hanya berdua) mereka biasanya ngerasa kayak jaman2 pacaran lagi. Mereka biasanya saling bergenit ria. Lagian itu sah2 aja kok. Gak ada Undang2 yg ngelarang kan kalau udah dewasa gak boleh bermesraan ala remaja??? #IMHO🙂

  10. sebenernya seneng ada cerita yang update… mana ceritanya gila keren.. manis.. terharu gue bacanya… akhirnya nereka jadi orang orang yang sukses… baik karier maupun percintaan…. tapi kalo versi flouqenya kapan di lanjut… buat rayan dan fauzannya… omg… aku tuh nunggu ampr bulukan … tapi jarang banget ada yang update…

    • Dera ini cowok kan?hahaha.

      Belum tau, masih lama,hahaha.

      Gpp bulukan, asal gak busuk ya!hahaha.

      MAAFKAN KAMI YA! Kami lebih mendahulukan yg menghasilkan,hehehe

  11. satu lagi yang special buat tendi kapan new daynya dilanjut…. kamu uda janji loh…. ok ditunggu ren lanjutan kisan cintanya si gila zavan…

  12. satu lagi yang special buat rendi kapan new daynya dilanjut…. kamu uda janji loh…. ok ditunggu ren lanjutan kisan cintanya si gila zavan…

  13. sorry baru nongol lagi,,
    sekali nongol udah disajikan kisah yg SWEEEETT… BANGEEEET.. (maaf keypad E nya rusak)
    thanks buat Onew n Rendi, walaopun kalian sibuk tetep aja perhatian ama reader yg khilap2 ini,,

    #lempar_milkita (<=ikutan ganti, "alpenliebe udah gk laku)

  14. Oneeeeeeeeeewwwww…… Baru bangun yaaaaaaaa…. Cuci muka sanaaaaaaaaa
    Kelamaan molor jadi nglindur trus ngayal indonesia melegalkan gay married….. Kapan oh kapaaaaaaaaaaaaaannnnnnn
    Mau dong jadi pendampingnyaaaaaaa kikikukuki

    Oh oh oooohhh liat tu liat…. Penyanyi pendatang baru jebolan expaktor
    Wooooooowww onew c sasmi *lemparin sendal*

  15. Sepotong kisah manis masa depan para personelnya floque menarik banget. Udah lama ga baca cerita Onew jadi kangen..

    Btw, kapan-kapan kalo Onew ada waktu bikin juga dong A piece bitter story-nya, jadi tambah seru kan ceritanya kalo readers disuguhi cerita pahit sama manisnya. Hehe..kaya kopi aja pahit-pahit manis

    Keep writing yach. Peace…

  16. anjiiiRR inituh kyk all the gays people big dream!! too great to be true:( hmm ga byk kritik sih, soalnya udh byk yg membenarkan diatas. cuma mau blg, I miss floque so much!! I’m waiting for that storyyy:*

  17. Mereka udh pada jadi apa yg mereka mau ya, ya ampunn dan itu anak dave sama allan -walaupun bukan anak kandung- lucu deh kyknya kalau ada sketsa mereka sekeluarga gitu hihihi..
    Floqueeeeee floqueee cepetan updatee

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s